PENGARUH PERBEDAAN UMUR BIBIT SINGLE BUD PLANTING DENGAN PEMUPUKAN NITROGEN PADA PERTUMBUHAN AWAL TANAMAN TEBU (Saccharum officinarum L.)

Asep Deny Permana, Medha Baskara, Eko Widaryanto

Abstract


Pembibitan tebu dengan teknik Single Bud Planting (SBP) merupakan teknik pembibitan baru di Indonesia adaptasi dari Kolombia yang memiliki tingkat kemurnian tinggi, mempunyai daya tumbuh seragam, jumlah anakan yang dihasilkan lebih banyak dibanding sistem pembibitan konvensional. Standard operating procedure (SOP) Pem-bibitan SBP memerlukan waktu 75 hari sebelum dipindah tanam pada lahan. Dengan umur yang relatif panjang, perlu dilakukan penelitian tentang umur bibit SBP agar lebih cepat untuk ditanam di lahan. Salah satu cara untuk memperpendek umur pembibitan ialah dengan pemberian dosis pupuk N yang tepat pada bibit SBP yang lebih muda. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Februari – Agustus 2014 di Desa Darungan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember. Bahan  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  bibit SBP varietas Bululawang yang telah berumur 45 hari, 60 hari dan 75 hari serta pupuk nitrogen        urea. Penelitian  menggunakan  percobaan  faktorial  dengan  dasar  Rancangan Acak  Kelompok  yang  terdiri  2  faktor,  yaitu  umur  bibit SBP  dan  dosis pupuk Nitrogen. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa perlakuan bibit umur 60 hari (U60) dengan dosis pemupukan 200 kg ha-1 (N200), memiliki pertumbuhan vegetatif yang sama baiknya dengan perlakuan bibit yang berumur 75 hari (U75) dengan dosis pupuk yang sama ( 200 kg    ha-1). Untuk parameter taksasi bobot tebu perlakuan umur bibit Umur 60 hari tidak berbeda nyata dengan umur bibit 75 hari pada dosis pupuk 200 kg ha-1.

Kata kunci: Pembibitan Tebu, Single Bud Planting, Nitrogen, Umur Bibit.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Produksi Tanaman

Universitas Brawijaya Journal - © 2019

p-ISSN: 2338-3976 | E-ISSN: 2527-8452

Lisensi Creative Commons
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.