KAJIAN ETNOBOTANI MASYARAKAT DESA BERDASARKAN KEBUTUHAN HIDUP

Friska Rahma Syafitri, Sitawati Sitawati, Lilik Setyobudi

Abstract


Etnobotani merupakan kaitan antara manusia dan tumbuhan. Etnobotani menggambarkan dan menjelaskan kaitan antara budaya dan kegunaan tumbuhan, bagaimana tumbuhan digunakan, dirawat dan dinilai memberikan manfaat untuk manusia. Suatu penelitian telah dilakukan untuk mengidentifikasi jenis tanaman yang ada pada Desa Jenggolo Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, mengidentifikasi pemanfaatan tanaman bagi warga Desa Jenggolo, menganalisis hubungan antara pemanfaatan tumbuhan dengan kebutuhan hidup masyarakat.. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang pada bulan Mei 2013 sampai dengan Juli 2013. Penelitian ini bersifat eksplorasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan survey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 68 % pekarangan di Desa Jenggolo memiliki pola pekarangan modern, Terdapat 155 jenis tanaman, yang didominasi fungsi kesehatan/ functional food sebesar 40.65%, estetika 38.71%, peneduh 12.90%, pangan 5.16% dan spiritual 2.58%. Petani lebih dominan untuk menanam tanaman kesehatan/functional food sebanyak 37.72%, sedangkan pengusaha kecil dan menengah, seniman, tukang batu dan kayu dan wiraswasta dominan tanaman hias yaitu 50.61%, 48.89%, 45.36% , 42%. Peningkatan luas halaman tidak di ikuti dengan peningkatan jumlah jenis tanaman (R2 = 0.31, y = 0.06x + 9.42). Tingkat ketergantungan masyarakat dengan tanaman yang dapat dikonsumsi dari pekarangan rumah. Ketergantungan petani terhadaptanaman di pekarangan 35%, sedangkan wiraswasta 2%.

Kata kunci: Etnobotani, Profesi, Pekarangan, Fungsi Tanaman


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Produksi Tanaman

Universitas Brawijaya Journal - © 2019

p-ISSN: 2338-3976 | E-ISSN: 2527-8452

Lisensi Creative Commons
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.