http://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/issue/feed Jurnal Produksi Tanaman 2024-04-30T07:38:48+00:00 Azeri Gautama Arifin, SP.,M.Agr. protanbp@ub.ac.id Open Journal Systems Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi. http://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/2028 Pengaruh Pemberian Konsentrasi Eco-Enzyme dan Dosis Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Rumput Bermuda (Cynodon dactylon (L.) Pers.) Var. Tifway 2024-04-23T04:52:09+00:00 Syanel Zalza Safitri syanelzalzaa@gmail.com Medha Baskara mbaskara@ub.ac.id <p>Rumput bermuda (<em>Cynodon dactylon</em> (L.) Pers.) Var. Tifway. Merupakan salah satu jenis rumput lanskap yang paling sering digunakan sebagai sebagai penutup lahan. Hal ini menyebabkan permintaan rumput bermuda semakin meningkat. Untuk itu perlu mengoptimalkan kualitas maupun kuantitas rumput bermuda melalui pemupukan. Penggunaan pupuk anorganik NPK Mutiara lokal dan pupuk organik <em>eco-enzyme</em> dapat diterapkan dalam budidaya rumput bermuda. Tujuan dari penelitian yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendapatkan konsentrasi <em>eco-enzyme</em> dan dosis pupuk NPK yang sesuai untuk pertumbuhan tanaman rumput bermuda. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF). Faktor pertama adalah konsentrasi <em>eco-enzyme</em> yang terdiri dari taraf perlakuan 0 ml L<sup>-1</sup> (E<sub>0</sub>), 20 ml L<sup>-1 </sup>(E<sub>1</sub>), dan 40 ml L<sup>-1</sup> (E<sub>2</sub>). Faktor kedua yaitu dosis pemupukan NPK yang terdiri dari taraf perlakuan 0 kg ha<sup>-1</sup> (N<sub>0</sub>), 320 kg ha<sup>-1</sup> (N<sub>1</sub>), dan 630 kg ha<sup>-1</sup> (N<sub>2</sub>). Pengamatan yang dilakukan meliputi jumlah anakan, panjang akar, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman, dan persentase penutupan rumput. Data yang telah didapatkan kemudian dianalisis menggunakan Analisis Ragam dengan taraf koreksi 5%. Apabila pengaruh yang didapatkan nyata maka dilanjutkan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa rumput bermuda dengan konsentrasi <em>eco-enzyme</em> 40 ml L<sup>-1</sup> (E<sub>2</sub>) dan pupuk NPK 630 kg ha<sup>-1</sup> (N<sub>2</sub>) mampu menghasilkan jumlah anakan, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman, dan persentase penutupan rumput. Pada perlakuan konsentrasi <em>eco-enzyme</em> 40 ml L<sup>-1</sup> (E<sub>2</sub>) mampu menghasilkan panjang akar.</p> 2024-04-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Syanel Zalza Safitri, Medha Baskara http://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/2008 Pengaruh Pupuk Kandang dan Pupuk N pada Pertumbuhan dan Hasil Kedelai (Glycine max L. merill) Var. Anjasmoro 2024-04-13T01:53:14+00:00 Rafly Ibrahim Fitrah raflyibrahimmm@gmail.com Titin Sumarni titin.fp@ub.ac.id <p>Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi kedelai adalah dengan pemupukan yang tepat. Penggunaan pupuk organik bermanfaat secara ekologis karena memperbaiki sifat tanah, dan ekosistem tanah menopang kelangsungan hidup semua organisme dalam jangka panjang. Penggunaan pupuk organik saja belum mampu memenuhi kebutuhan unsur hara tanaman sehingga perlu dikombinasikan dengan pupuk anorganik seperti pupuk N. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari – April 2023 di Kebun Percobaan Universitas Brawijaya. Penelitian ini adalah percobaan faktorial yang disusun dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah pupuk kandang ayam dengan 3 taraf, dan faktor kedua adalah pupuk N dengan 3 taraf dan diulang sebanyak 3 ulangan sehingga terdapat 9 kombinasi perlakuan dan 27 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk kandang, pupuk N dan interaksi kedua faktor tersebut memberikan pengaruh yang nyata pada pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Pupuk kandang berpengaruh nyata pada tinggi tanaman, luas daun, dan jumlah polong per tanaman. Pupuk N memberikan pengaruh nyata pada tinggi tanaman, luas daun, jumlah polong per tanaman dan bobot 100 biji. Interaksi antara pupuk kandang dan pupuk N menunjukkan adanya pengaruh nyata pada jumlah polong hampa, bobot</p> <p><sub> </sub></p> 2024-04-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Rafly Ibrahim Fitrah, Titin Sumarni http://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/1991 Pengaruh Pemberian Air Kelapa terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada Romaine (Lactuca Sativa L. Var. Longifolia) pada Sistem Hidroponik 2024-04-22T06:13:19+00:00 Yusron Helmiawan yushaa@student.ub.ac.id Nurul Aini nra_fp@ub.ac.id <p>Selada romaine (Lactuca sativa L. var. longifolia) merupakan tanaman yang memiliki kandungan nutrisi dan nilai ekonomi yang tinggi. Teknik budibaya hiroponik merupakan teknik budidaya yang tepat untuk membudidayakannya karena memiliki waktu tanam yang singkat. Teknik budidaya hidroponik memerlukan tambah-an nutrisi agar dapat menunjang per-tumbuhan dan perkembangan tanaman agar lebih cepat yaitu dengan cara me-manfaatkan beberapa sumber hara dengan harga lebih murah seperti pemanfaatan air kelapa sebagai tambahan nutrisi. Air kelapa mengandung hormon yang dapat memacu pertumbuan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mem-pelajari pengaruh pemberian air kelapa sebagai nutrisi tambahan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman. Penelitian dilakukan pada greenhouse Agroteknopark, Jatikerto, Kec. Kromengan, Kab. Malang. Rancangan yang dilakukan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dan menggunkan uji DMRT (Duncan Multiple range test) taraf 5%, dengan perlakuan yaitu: P0 (pelakuan kontrol), perlakuan air kelapa muda, M100 (100ml), M200 (200ml), M300 (300ml), perlakuan air kelapa tua, T100 (100ml), T200 (200ml), T300 (300ml). Berdasarkan hasil pengamatan perlakuan T100 (air kelapa tua 100ml) berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa parameter seperti panjang tanaman, volume akar, dan berat segar tanaman yang menunjukkan nilai yang nyata lebih tinggi dari perlakuan kontrol (P0).</p> <p>&nbsp;</p> 2024-04-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Yusron Helmiawan , Nurul Aini http://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/1866 Respon Pembungaan dan Hasil Beberapa Aksesi Stroberi (Fragaria sp.) Terhadap Variasi Lingkungan Fotoperiode 2024-04-22T03:04:05+00:00 Naufal Luthfi Rosyadi odiluthfi@student.ub.ac.id Anis andrini odiluthfi@student.ub.ac.id sumeru ashari sumeru.fp@ub.ac.id <p>Kebutuhan buah stroberi (<em>Fragaria</em> sp.) dalam negeri masih dipenuhi oleh impor dari negara penghasil stroberi. Produksi stroberi di Indonesia pada tahun 2018 sebesar 85.285 ton, kemudian pada tahun 2019 mengalami penurunan menjadi 74.990 ton. Produksi buah stroberi bergantung pada proses pembentukan bunga yang dipengaruhi oleh suhu dan fotoperiode. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pembungaan dan hasil stroberi pada beberapa lingkungan fotoperiode serta menyeleksi aksesi stroberi yang potensial. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September hingga November 2022 di kebun penelitian stroberi milik Balai Standardisasi Instrumen Pertanian yang berlokasi di Jl. Raya Tlekung No. 1, Junrejo, Batu. Penelitian disusun dalam percobaan yang dirancang pada 3 lingkungan fotoperiode, yaitu F1: fotoperiodisitas normal (kontrol), F2: fotoperiodisitas 8 jam (<em>short day</em>), dan F3: fotoperiodisitas 16 jam (<em>long day</em>). Rancangan yang digunakan dalam setiap lingkungan percobaan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan 7 aksesi stroberi. Setiap plot lingkungan percobaan diulang sebanyak 3 kali. Variabel yang diamati berupa variabel vegetatif, generatif, dan hasil panen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fotoperiode mempengaruhi panjang fase vegetatif tanaman stroberi sehingga dapat menghambat pembungaan tanaman stroberi. Aksesi ICS04050036 (A2), Knia (A3), dan ICSP04050016 (A5) berbunga</p> 2024-04-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Naufal Luthfi Rosyadi, Anis andrini, sumeru ashari http://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/2031 The Pengaruh Plant Growth Promoting Rhizobacteria dan Dosis Pupuk Nitrogen Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Buncis Tegak (Phaseolus vulgaris L.). 2024-04-22T07:48:10+00:00 Fathul Hidayat Banurea hidayatbanurea23@gmail.com Kartika Yurlisa kartika_yurlisa@ub.ac.id Akbar Saitama akbarsaitama@ub.ac.id Eko Widaryanto eko.widar@ub.ac.id <p>Tanaman buncis tegak (<em>Phaseolus vulgaris</em> L.) merupakan jenis tanaman sayuran yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan berbagai macam olahan makanan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mempelajari pengaruh perlakuan terbaik dari pemberian <em>Plant Growth Promoting Rhizobacteria</em> (PGPR) dan dosis pupuk nitrogen pada pertumbuhan dan hasil tanaman buncis tegak. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai Mei 2023. Penelitian ini dilakukan di lahan percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya, yang terletak di kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Penelitian ini disusun dengan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) yang terdiri dari dua faktor yakni, faktor pertama berupa pemberian <em>Plant Growth Promoting Rhizobacteria</em> dan faktor kedua berupa dosis nitrogen dengan 4 taraf. Pengamatan dilakukan pada parameter pertumbuhan tanaman, dan parameter panen tanaman. Pengamatan pertumbuhan dilakukan secara destruktif dan non destruktif, sedangkan pengamatan hasil dilakukan pada saat pemanenan. Pengamatan pertumbuhan dilakukan mulai umur 2 MST dengan interval pengamatan 1 MST hingga 5 MST pada 5 sampel tanaman. Pengamatan meliputi: panjang tanaman, jumlah daun, luas daun, jumlah cabang, waktu muncul bunga, jumlah polong, panjang polong, bobot polong per tanaman, hasil polong per hektar. Pemberian PGPR menghasilkan pertumbuhan dan hasil yang lebih baik daripada perlakuan tanpa diberikan PGPR. Dosis pupuk nitrogen 138 kg ha<sup>-1</sup> dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman buncis tegak yang lebih baik daripada dosis pupuk nitrogen yang lebih rendah. Faktor perlakuan PGPR dengan penambahan pupuk nitrogen dosis 138 kg ha<sup>-1</sup> menghasilkan interaksi terbaik daripada kombinasi perlakuan lainnya.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Common bean (<em>Phaseolus vulgaris</em> L.) is a vegetable plant that can be used as an ingredient in various food preparations. The purpose of this research was to study the effect of best treatment of Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) and nitrogen fertilizer dosage on growth and yield of common bean. This research was conducted in the experimental field of the Faculty of Agriculture, Brawijaya University, which is located in the Jatimulyo Village, Lowokwaru District, Malang City from February to May 2023. This research was arranged in a factorial randomized block design (RBD) consisting of two factors, the first factor is Plant Growth Promoting Rhizobacteria and the second factor is nitrogen dosage with 4 levels. Observations were made on growth and&nbsp; yield parameters. Growth observations were carried out destructively and non-destructively, while yield observations were made at the time of harvesting. Growth observations were made from 2 WAP with intervals from 7 DAP to 35 DAP on 5 plant samples. Observations included: plant length, number of leaves, leaf area, number of branches, flowering time, number of pods, pod length, pod weight, pod yield per hectare. The application of PGPR resulted in better growth and yield than treatment without PGPR. A dose of 138 kg ha<sup>-1</sup> of nitrogen fertilizer can increase the growth and yield of common bean better than a lower dosage of nitrogen fertilizer. The PGPR treatment with the addition of nitrogen fertilizer at a dose of 138 kg ha<sup>-1</sup> produced the best interaction compared to other treatment combinations.</p> 2024-04-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Fathul Hidayat Banurea, Kartika Yurlisa, Akbar Saitama , Eko Widaryanto http://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/2014 Pengaruh pupuk kandang dan pupuk kalium pada pertumbuhan dan hasil jagunganis (zea mays saccharata sturt.) Varietas Talenta 2024-04-13T01:44:27+00:00 Kurniawan Setyaji kurniawansetyaji15@gmail.com Titin Sumarni titin.fp@ub.ac.id Medha Baskara mbaskara@ub.ac.id <p>Penggunaan pupuk anorganik secara berlebihan meninggalkan residu di dalam tanah sehingga dapat menurunkan kualitas tanah. Kombinasi pupuk anorganik dan pupuk organik dapat mengurangi dampak negatif akibat penggunaan pupuk anorganik serta dapat memperbaiki kualitas tanah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2022 hingga Februari 2023 di Agrotechnopark Jatikerto, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 10 perlakuan dan 3 ulangan sehingga terdapat 30 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan KCl 75% + 15 ton ha-1 pupuk kandang ayam meningkatkan panjang tanaman, luas daun, berat kering tanaman, diameter tongkol, total padatan terlarut, bobot segar tongkol dengan kelobot, bobot segar tongkol tanpa kelobot dan bobot tongkol per hektar. Perlakuan KCl 75% + 15 ton ha-1 pupuk kandang ayam menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata dengan perlakuan KCl 250 kg ha-1 sehingga penambahan pupuk kandang dapat mengurangi penggunakan pupuk KCl. Hasil analisis R/C ratio menunjukkan bahwa perlakuan KCl 75% + 15 ton ha-1 menunjukkan nilai R/C ratio 1,40 sehingga usahatani jagung manis menggunakan perlakuan tersebut menguntungkan.</p> <p>Kata kunci: jagung manis, pupuk kandang ayam, pupuk kalium</p> 2024-04-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Kurniawan Setyaji, Titin Sumarni, Medha Baskara http://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/2002 Potensi Pengembangan Genotipe Bunga Matahari (Helianthus annuus L.) melalui Keragaman Genetik dan Pendugaan Nilai Heritabilitas 2024-03-31T03:26:22+00:00 Aurora Ivana Simanjuntak Auroraivana79@gmail.com Dr. Noer Rahmi Ardiarini, S.P., M.Si. rahmi.fp@ub.ac.id <p>Bunga matahari (<em>Helianthus annuus</em> L.) memiliki potensi yang tinggi pada berbagai bidang seperti sebagai bunga hias, penghasil minyak, dan sumber bahan industri. Namun produktivitas bunga matahari belum optimal di Indonesia. Peningkatan produktivitas bunga matahari dapat dilakukan dengan perbaikan sifat melalui program pemuliaan tanaman. Pemuliaan tanaman bunga matahari berkaitan erat dengan keragaman genetik dan heritabilitas. Keragaman genetik digunakan sebagai sumber plasma nutfah. Heritabilitas digunakan untuk mengukur pengaruh genetik dibandingkan dengan pengaruh lingkungan pada suatu penampilan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk 1). mengetahui nilai keragaman genetik dan heritabilitas pada genotipe bunga matahari 2). mengetahui karakter yang memiliki nilai keragaman genetik dan heritabilitas yang tinggi pada genotipe bunga matahari. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 13 nomor genotipe bunga matahari dengan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat keragaman genetik pada 13 genotipe bunga matahari. Keragaman genetik antar dan dalam genotipe yang tinggi ditemukan pada karakter jumlah daun dan diameter kepala bunga. Nilai heritabilitas dengan kriteria tinggi ditemukan pada karakter tinggi tanaman, diameter batang, panjang daun, lebar daun, jumlah daun, umur berbunga, diameter kepala bunga, umur panen, panjang biji, lebar biji, jumlah biji bernas, dan jumlah biji hampa. Nilai heritabilitas dengan kriteria sedang ditemukan pada karakter tebal biji dan dan berat 100 biji. Karakter tanaman yang memiliki nilai keragaman genetik dan heritabilitas dengan kriteria tinggi ditemukan pada tinggi tanaman, jumlah daun, diameter kepala bunga, jumlah biji bernas, dan jumlah biji hampa.</p> 2024-04-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Aurora Ivana Simanjuntak, Dr. Noer Rahmi Ardiarini, S.P., M.Si. http://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/1880 Uji Efektifitas Air Kelapa Sebagai ZPT Alami Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Bibit Tanaman (Amorphophallus Oncphyllus) 2023-06-19T04:00:41+00:00 Deliana Andam Sari delianaandamsari@gmail.com Yummama Karmaita delianaandamsari@gmail.com Dedeh Kurniasih delianaandamsari@gmail.com Ayu Kurnia Illahi delianaandamsari@gmail.com <p>Umbi porang yang saat ini diekspor masih berasal dari usaha masyarakat tani dengan mengumpulkan umbi yang tumbuh liar. TanamanporangdapatdiperbanyaksecaravegetatifdenganumbiKatak/Bulbil. Upayauntukmemperolehbenihdalamjumlahbanyakharusdilakukansecarageneratif,kendaladalamperbanyakanbenihporangsecara Generatifyaitubenihporangmengalamimasaistirahat/ Dormansi. Mempercepatperkecambahanbenih porang yang berasal dari bulbil dapat dilakukan denganmerendambenihdalamlarutanzatpengaturtumbuhalami. Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:1. Melihat pengaruh pemberian ZPT Air Kelapa terhadap perkecambahan tanaman porang. 2. Menentukan waktu perendaman ZPT Air Kelapa terhadap perkecambahan tanaman porang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan September 2021 di Lahan Percobaan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah porang katak (Bulbil), Air Kelapa, sekam, tanah, pupuk kandang dan air. Sedangkan alat yang digunakan adalah ember, nampan, labu ukur, gelas piala, meteran, kamera, dan alat tulis. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang digunakan adalah A= Perendaman air kelapa selama 1 jam, B = Perendaman air kelapa selama 2 jam, C = Perendaman air kelapa selama 3 jam, dan D = Perendaman air kelapa selama 3 jam. Hasil Penelitian diperoleh hasil waktu</p> <p> </p> <p> </p> 2024-04-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Deliana Andam Sari, Yummama Karmaita, Dedeh Kurniasih, Ayu Kurnia Illahi