Jurnal Produksi Tanaman https://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi. Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya en-US Jurnal Produksi Tanaman 2338-3976 <a rel="nofollow noopener noreferrer" href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/"><img style="border-width: 0;" src="https://i.creativecommons.org/l/by-sa/4.0/88x31.png" alt="Lisensi Creative Commons" /></a><br />Ciptaan disebarluaskan di bawah <a rel="nofollow noopener noreferrer" href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/">Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional</a>. Respon Pertumbuhan dan Hasil Empat Varietas Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.) dengan Pemberian Beberapa Dosis PGPR https://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/2050 <p>Bayam merah dikenal sebagai sumber makanan yang kaya akan sumber protein, vitamin A, B dan C serta mengandung garam mineral seperti fosfor, kalsium dan zat besi. Pemanfaatan PGPR dan varietas unggul untuk meningkatkan produksi bayam merah. Tujuan dari penelitian ini untuk Mempelajari respon pertumbuhan dan hasil beberapa varietas bayam merah terhadap pemberiaan beberapa dosis PGPR. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei – Juni 2023 di lahan yang bertempat di Desa Duyung, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan. Bahan yang digunakan adalah benih tanaman bayam merah dengan 4 jenis varietas yaitu varietas Mira, varietas Baret Merah, varietas Red Lady, varietas Manila dan larutan PGPR. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor perlakuan 3 kali ulangan. Data hasil pengamatan dianilisis menggunakan analisi ragam (ANOVA) dan uji lanjut menggunakan BNJ dengan Taraf 5%. Terdapat respon terhadap varietas bayam merah dengan pemberian dosis PGPR (<em>Plant Growth Promoting Rhizobacteria</em>) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman. Respon varietas bayam merah dengan pemberian PGPR terhadap hasil yang didapat tidak berbeda dengan perlakuan tanpa pemberian PGPR (kontrol).</p> <p>&nbsp;</p> <p>Kata Kunci: Bayam Merah, PGPR, Hasil, Varietas.</p> Bellindga Rud Yulika Putri izmi yulianah Copyright (c) 2024 Bellindga Rud Yulika Putri https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-05-30 2024-05-30 12 05 305 310 10.21776/ub.protan.2024.012.05.02 Pengaruh Pemberian Ekstrak Tauge Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Microgreen Selada (Lactuca sativa L.) pada Media Tanam Berbeda https://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/2046 <p>Selada (<em>Lactuca sativa</em> L.) merupakan jenis tanaman sayuran yang banyak dikonsumsi karena kandungan gizi tinggi. <em>Microgreen</em> merupakan salah satu teknik budidaya untuk menghasilkan tanaman muda dengan kandungan nutrisi lebih tinggi. Input nutrisi dan media taman yang tepat diperlukan untuk menunjang pertumbuhan dan hasil <em>microgreen</em>. Salah satu bahan organik yang dapat digunakan yaitu dengan ekstrak tauge. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi antara media tanam dan pemberian ekstrak tauge terhadaap pertumbuhan dan hasil <em>microgreen</em> selada. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni hingga Juli 2023 di <em>greenhouse</em> lahan percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya, yang terletak di Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Penelitian disusun dengan Rancangan Acak Lengkap (RALF) Faktorial yang terdiri dari dua faktor yakni, media tanam dan pemberian ekstrak tauge yang terdiri dari 3 taraf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media tanam <em>rockwool</em> dan <em>cocopeat</em> dengan ekstrak tauge 30% dan 50% memberikan hasil tinggi tanaman yang tidak berbeda nyata, hasil daya kecambah terbaik terdapat pada perlakuan media tanam <em>rockwool</em> dan arang sekam dengan ekstrak tauge 50%, berat segar terbaik pada perlakuan media tanam arang sekam + ekstrak tauge 50% dan berbeda nyata dengan perlakuan media tanam <em>rockwool </em>+ ekstrak tauge 50% dan <em>cocopeat </em>+ kontrol.</p> Aurellia Rahmadea Izmi Yulianah Copyright (c) 2024 Aurellia Rahmadea, Izmi Yulianah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-05-30 2024-05-30 12 05 295 304 10.21776/ub.protan.2024.012.05.01 Pengaruh Dosis Pupuk N dan K Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kemangi (Ocimum sanctum L.) https://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/2042 <p>Salah satu faktor penting dalam budidaya kemangi yaitu pemupukan. Pemupukan nitrogen dan kalium merupakan cara yang banyak digunakan dalam meningkatkan hasil tanaman kemangi terutama pada bagian daunya. Namun, banyak petani belum memahami dengan baik dosis yang tepat untuk digunakan pada tanaman kemangi. penelitian ini bertujuan untuk mempelajari mengenai dosis pupuk nitrogen dan kalium yang tepat untuk digunakan pada tanaman kemangi, serta dampaknya terhadap pertumbuhan dan hasil produksi tanaman kemangi. Penelitian dilaksanakan pada bulan April-Juni 2023, berlokasi di Desa Randegansari, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Penelitian merupakan percobaan faktorial dengan rancangan acak kelompok (RAK). Perlakuan yang diberikan adalah pemberian pupuk nitrogen dan kalium dengan dosis pupuk nitrogen (50 kg/ha, 100 kg/ha dan 150 kg/ha) dan dosis pupuk kalium (20 kg/ha, 50 kg/ha dan 80 kg/ha). Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah cabang primer, jumlah daun, luas daun, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman, dan bobot total segar konsumsi per tanaman. Data hasil pengamatan akan dianalisis menggunakan uji ANOVA pada taraf 5%. Apabila terdapat pengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) dengan taraf 5%.</p> <p>Dari hasil penelitian tidak terjadi interaksi antara perlakuan pemberian pupuk nitrogen dan pupuk kalium terhadap semua variabel pengamatan. Hasil nyata terlihat pada pemberian dosis pada masing-masing pupuk. Pemberian pupuk nitrogen dengan dosis 150 kg/ha memberikan hasil yang terbaik pada semua parameter pengamatan. Sedangkan dosis pupuk kalium 50 kg/ha memberikan pengaruh nyata terhadap peningkatan hasil panen.</p> Qolbi Akbar Samudra Mochammad Roviq Copyright (c) 2024 Qolbi Akbar Samudra, Mochammad Roviq https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-05-30 2024-05-30 12 05 344 350 10.21776/ub.protan.2024.012.05.07 Pengaruh Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan Rumput Bermuda (Cynodon dactylon var. tifway) Dan Rumput Gajahan (Axonopus compressus) https://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/2029 <p>Kegiatan budidaya rumput lanskap membutuhkan keterampilan dalam teknik penanamannya untuk menghasilkan pertumbuhan rumput yang seragam dan mampu persentase penutupan 100% yang cepat. Terdapat beberapa teknik budidaya yang dapat digunakan untuk menunjang kecepatan tumbuh rumput, seperti pemilihan jenis rumput yang tepat dan pemberian pupuk organik sebagai pupuk dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mencari kombinasi terbaik antar jenis rumput dengan pupuk organic untuk menghasilkan pertumbuhan terbaik. Bahan yang digunakan dalam penelitia ini meliputi pupuk kandang sapi, kambing, ayam, kompos daun, rumput bermuda (<em>Cynodon dactylon</em> var. tifway) dan rumput gajahan (<em>Axanopus compressus</em>). Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan total 10 perlakuan dan terdiri dari 3 ulangan. Penelitian berlangsung dari bulan Januari 2023 hingga Mei 2023. Penelitian dilaksanakan di daerah Kepanjen, tepatnya di Jl. Sumedang no 118A, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan pupuk kandang kambing dan pupuk kandang ayam mampu menghasilkan persentase penutupan lahan 100% untuk rumput bermuda dan rumput gajahan pada umur 10 MST. Pupuk kandang kambing mampu menghasilkan pertumbuhan terbaik untuk rumput bermuda dan pupuk kandang ayam mampu menghasilkan pertumbuhan terbaik untuk rumput gajahan.</p> Rafi Rahmawan Medha Baskara Copyright (c) 2024 Rafi Rahmawan, Medha Baskara https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-05-30 2024-05-30 12 05 351 365 10.21776/ub.protan.2024.012.05.08 Tipologi Sistem Pertanian Padi di Pagerwojo Kabupatem Tulungagung https://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/2057 <p>Sistem pertanian padi pada petani kecil di Kecamatan Pagerwojo memiliki karakteristik yang komplek dan cenderung heterogen seperti akses lahan pertanian, pemupukan, pola tanam, kepemilikan hewan ternak, aktivitas non usaha tani, tenaga kerja, ketersediaan anggaran, kultur sosial, pengembangan pertanian, dan strategi dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari heterogenitas sistem pertanian padi di Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung melalui pengelompokkan karakteristik budidaya tanaman padi termasuk kondisi sosial ekonomi. Metode analisis yang digunakan adalah <em>Principle Component Analyzes</em> (PCA) untuk mereduksi variabel yang banyak menjadi komponen yang lebih ringkas serta menghilangkan multikolinieritas antar variabel. Kemudian dilakukan pengelompokkan menggunakan metode ward. Penelitian dilakukan di seluruh area pertanaman padi di Kecamatan Pagerwojo. Hasil penelitian menunjukkan Sistem pertanian padi di Kecamatan Pagerwojo termasuk dalam kategori kompleksitas budidaya sedang berdasarkan klaster yang terbentuk</p> Irfan Gunawan Uma Khumairoh Copyright (c) 2024 Irfan Gunawan https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-05-30 2024-05-30 12 05 327 332 10.21776/ub.protan.2024.012.05.05 Evaluasi Daya Hasil 26 Genotip Jagung Pakan (Zea mays L.) Dari Hadil Top Cross https://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/2048 <p><span class="s9">Tanaman jagung merupakan salah satu komoditas yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia. Sehingga, Kebutuhan jagung dalam negeri juga terus meningkat seiring dengan adanya perkembangan industri peternakan yang memerlukan jagung pakan sebagai campuran pakan ternak</span><span class="s9">. </span><span class="s9">Penggunaan varietas hibrida merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan produksi jagung dalam negeri terutama pada jagung pakan. Penelitian dilaksanakan pada bulan September-Desember 2022, di Dusun Areng-areng, Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tiga kali ulangan. Perlakuan pada penelitian ini terdiri dari 26 genotipe dan disetiap unit percobaan terdapat 18 tanaman. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan menggunakan software RStudio-2023.06.1. dan dilanjut dengan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf 5%, serta dilakukan perhitungan nilai KKG, KKF, dan heritabilitas. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan pada karakter kualitatif didapatkan bahwa setiap galur memiliki tingkat skor keseragaman yang berbeda. Berdasarkan jumlah skor potensi penampilan yang dibandingkan dengan karakter potensi hasil pada 26 galur yang diuji, terdapat tiga galur yang memiliki nilai potensi penampilan dan potensi hasil yang tinggi di atas rata-rata umum. Galur tersebut adalah JPK-4, JPK-6, dan JPK-18. Nilai KKG dan KKF pada setiap karakter kuantitatif yang diamati termasuk dalam kategori keragaman yang sempit. Sedangkan pada nilai heritabilitas tergolong rendah hingga tinggi.</span></p> Muhammad Fathan Arifin Noor Sugiharto Copyright (c) 2024 Muhammad Fathan https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-05-30 2024-05-30 12 05 333 343 Pengaruh Intensitas Cahaya dan Periode Aklimatisasi terhadap Ketahanan Tanaman Hias Lili Paris (Chlorophytum Comosum) di Dalam Ruang https://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/2044 <p>Penggunaan tanaman hias sebagai unsur dekorasi dinilai dapat menambah estetika di dalam ruangan. Salah satu tanaman yang sering digunakan adalah tanaman lili paris (Chlorophytum comosum). Kelemahan penggunaan tanaman Lili paris (Chlorophytum comosum) adalah daya tahannya yang tidak mampu bertahan lama berada di dalam ruangan. Aklimatisasi merupakan salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk meningkatkan ketahanan tanaman ketika ditempatkan di dalam ruangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan intensitas cahaya dan lama waktu aklimatisasi terhadap perubahan morfologi dan fisiologi tanaman lili paris (Chlorophytum comosum) selama ditempatkan di dalam ruangan. Penelitian ini dilaksanakan di lahan percobaan yang terletak di Kec.Kebomas Kab. Gresik pada bulan Februari – Mei 2022. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Petak Tersarang (Nested design) dengan dua faktor, yaitu Intensitas Cahaya dengan 4 taraf N1:100%, N2:35%, N3:25%, dan N4:15% sebagai faktor pertama dan periode aklimatisasi dengan 3 taraf yaitu, A1:6minggu, A2:4minggu, dan A3:4minggusebagai faktor kedua. Ulangan dilakukan sebanyak tiga kali dan diuji lanjut menggunakan BNT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara perbedaan intensitas cahaya dan periode aklimatisasi terhadap perubahan morfologi dan fisiologi tanaman ketika ditempatkan di dalam ruangan. Perlakuan aklimatsisasi pada intensitas cahaya sebesar 15% selama 6 minggu mampu memberikan peningkatan terhadap pertumbuhan jumlah daun, luas daun dan indeks klorofil tanaman lili Paris (Chlorophytum comosum) ketika ditempatkan di dalam ruangan</p> Imam Yuhri Alfatoni sitawati Copyright (c) 2024 Imam Yuhri Alfatoni, sitawati https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-05-30 2024-05-30 12 05 320 326 10.21776/ub.protan.2024.012.05.04 Pengaruh Kombinasi Media Tanam dan Asal Bibit Bud Chip terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Tebu (Saccharum officinarum L.) Varietas Bululawang https://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/2037 <p>Tanaman tebu (<em>Saccharum officinarum</em> L.) merupakan salah satu tanaman perkebunan yang memiliki peranan penting untuk bahan baku pembuatan gula. Peningkatan produksi bibit dapat dilakukan melalui penggunaan bibit <em>bud chip</em>. Penggunaan asal bibit serta pemberian media tanam yang sesuai mampu membantu meningkatkan pertumbuhan tanaman tebu saat fase vegetatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh asal bibit <em>bud chip</em> dan media tanam terhadap pertumbuhan bibit <em>bud chip</em> tanaman tebu. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga Juni 2023 di Kebun Percobaan Jatimulyo yang terletak di Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) Kombinasi menggunakan 9 kombinasi yang diulang 3 kali dengan perlakuan asal bibit batang atas, batang tengah dan batang bawah yang dikombinasikan dengan media tanam tanah, tanah + pupuk kandang, dan tanah + kompos.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan media tanam tanah - kompos pada berbagai asal bibit menghasilkan pertumbuhan diameter batang dan jumlah anakan yang lebih baik hanya pada 60 HST. Pada pengamatan 90 HST, kombinasi media tanam tanah - kompos dengan berbagai asal bibit memiliki panjang tanaman dan luas daun yang relatif sama.&nbsp; Asal bibit batang atas, tengah dan bawah dengan kombinasi media tanam memiliki hasil bobot kering relatif sama, kecuali pada kombinasi asal bibit batang atas dengan media tanah dan tanah – kompos daun memiliki nilai bobot kering yang lebih rendah</p> Daffa Nindra Agus Suryanto Copyright (c) 2024 Daffa Nindra, Agus Suryanto https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-05-30 2024-05-30 12 05 311 319 10.21776/ub.protan.2024.012.05.03