Keragaman Genetik dan Heritabilitas Pada Populasi F3 Tanaman Melon (Cucumis melo L.)

Authors

  • Elsa Natalina
  • Afifuddin Latif Adiredjo

DOI:

https://doi.org/10.21776/1649

Keywords:

Heritabilitas, Keragaman Genetik, Melon, Populasi F3

Abstract

Produksi melon mengalami penurunan pada tahun 2016 yaitu 117.341 ton menjadi 92.435 ton pada tahun 2017. Salah satu penyebab hal tersebut terjadi ialah penggunaan bahan tanam yang memiliki daya hasil rendah. Oleh karena itu, upaya yang dilakukan ialah dengan memanfaatkan kegiatan pemuliaan tanaman untuk memperoleh varietas yang unggul dan berdaya hasil tinggi. Salah satu kegiatan yang dilakukan ialah seleksi. Keberhasilan dalam seleksi dipengaruhi oleh keragaman genetik yang luas dan nilai duga heritabilitas yang tinggi. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh informasi tentang keragaman genetik dan heritabilitas pada populasi F3. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Juni - September 2021 di Green House Lahan Praktikum, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya di Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Semua karakter kuantitatif termasuk dalam kriteria keragaman sempit yaitu pada diameter batang, panjang tanaman, jumlah daun, umur berbunga, jumlah bunga jantan, jumlah bunga betina, umur panen, bobot per buah, diameter buah, panjang buah, ketebalan daging buah, dan kemanisan buah. Karakter dengan nilai heritabilitas rendah yaitu jumlah bunga betina, bobot per buah, panjang buah, ketebalan daging buah dan kemanisan buah. Nilai heritabilitas yang termasuk sedang terdapat pada diameter batang, panjang tanaman, jumlah daun, jumlah bunga betina. Nilai heritabilitas yang termasuk tinggi yaitu karakter umur berbunga, umur panen, dan diameter buah. Hasil pada karakter kualitatif yaitu populasi F3 lebih beragam dibandingkan dengan tetuanya, yaitu pada karakter bentuk buah, warna kulit buah, warna daging buah dan distribusi net.

Downloads

Published

2022-06-29

Issue

Section

Articles